Bagaimana Kain Spandex Dibuat
Kain Spandeks adalah serat sintetis yang sangat fleksibel dan dapat diregangkan . Ini paling sering digunakan dalam pakaian atletik dan pakaian renang. Itu juga dapat ditemukan di kaus kaki, legging, dan pakaian dalam. Ini sangat sensitif terhadap panas dan harus ditangani dengan hati-hati. Biasanya ditenun dengan kain lain, dan dapat diwarnai untuk mendapatkan warna atau gaya yang berbeda. Warna spandeks yang paling umum adalah putih, tetapi bisa juga diproduksi dalam warna lain.
Spandex dikembangkan selama Perang Dunia II oleh ahli kimia yang ingin mencari alternatif pengganti karet. Karet digunakan secara luas dalam upaya perang dan biaya produksinya mahal. Tujuan para ahli kimia adalah menciptakan pengganti karet sintetis yang fleksibel, lembut dan kuat. Perkembangan spandeks memakan waktu lama, dan baru dikomersialkan pada tahun 1958.
Proses pembuatan spandeks membutuhkan bahan baku dalam jumlah besar, bahan kimia beracun, dan energi. Sebab, pembangkit listrik ini berbahan dasar minyak bumi dan bergantung pada bahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Proses ini tidak berkelanjutan dan menimbulkan banyak dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk pencemaran air. Asap beracun dari bahan kimia yang digunakan untuk membuat kain jenis ini dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan pada pekerja pabrik, termasuk asma dan iritasi paru-paru.
Saat membuat kain ini, langkah pertama yang dilakukan adalah mengubah bahan mentah menjadi zat yang disebut poliuretan. Bahan ini dibuat dengan menggabungkan diol dan diisosianat dalam reaktor kimia. Kemudian diolah dengan berbagai diamina, yang berfungsi sebagai pemanjang rantai. Hal ini memungkinkan uretan diregangkan. Serat yang dihasilkan kemudian dipintal menjadi benang dan dililitkan pada poros. Benang-benang tersebut kemudian dipelintir dengan bantuan mesin dan direndam dalam magnesium stearat, yang membantu mempertahankan bentuknya.
Sifat elastis unik dari serat spandeks disebabkan oleh komposisi kimianya. Serat ini terdiri dari beberapa untaian polimer yang memiliki segmen pendek dan kaku serta segmen amorf yang panjang. Dalam keadaan alaminya, segmen-segmen ini berbaur dan terikat satu sama lain. Ketika gaya diterapkan pada serat, serat menjadi memanjang dan dapat diregangkan, tetapi dengan cepat kembali ke panjang aslinya. Hal ini membuat bahan ini mampu meregang lebih dari katun atau poliester dan inilah yang memberikan sifat unik pada kain.
Saat menjahit dengan spandeks, penting untuk menggunakan jarum regangan dan benang poliester khusus. Benang katun dapat membusuk atau menjadi kaku seiring berjalannya waktu, jadi sebaiknya gunakan benang poliester. Penting juga untuk menggunakan panduan kain dan mengikuti instruksi pabriknya. Jika Anda seorang pemula dalam menjahit, disarankan agar Anda berlatih dengan spandeks yang lebih murah sebelum mencoba menjahit sesuatu dengan bahan yang lebih mahal.
Saat mencuci spandeks, sebaiknya hindari deterjen keras yang dapat merusak kain. Sabun lembut adalah salah satu alternatifnya dan bisa didapatkan di sebagian besar toko bahan makanan. Selain itu, menambahkan baking soda pada cucian dapat mengurangi bau dan mencegah ruam. Soda kue juga merupakan antiseptik alami dan dapat mengusir bakteri penyebab bau.
KAIN JERSEY TUNGGAL PUTIH HT1472 Kain stretch & spandex bergaris merupakan kain stretch 4 arah yang tahan lama dan tidak luntur, tahan luntur warna tinggi, dan tekstur halus. Jika Anda ingin tampil keren, kain berkualitas tinggi ini cocok untuk Anda. Spandeks nilon adalah kain regang 4 arah yang tahan lama dan tidak luntur, tahan luntur warna tinggi, dan tekstur halus.